Sarapan Apa Pagi Ini?

by

Sarapan pagi merupakan aktivitas penting di pagi hari untuk menyuplai zat gizi bagi tubuh setelah berpuasa di malam hari. Diperkirakan sekitar 25% asupan zat gizi berasal dari sarapan. Bagi anda yang tidak terbiasa sarapan, mulailah untuk mengonsumsi snack pagi atau segelas susu sebagai sumber energi di pagi hari. Disebut makan pagi atau sarapan jika kita mengonsumsi makanan dan minuman sebelum jam 10 pagi hari. Anda dapat mencoba untuk menyediakan menu ringan seperti sereal susu ataupun telur di pagi hari.

 

sarapan

Penelitian yang dilakukan oleh Jillon (2005), diketahui bahwa subjek yang sarapan pagi dengan telur dapat mengontrol over feeding pada saat makan siang pada subjek obesitas sehingga dapat membatu menurunkan berat badan. Sebagian besar review penelitian dampak memakan telur menyebutkan bahwa telur mengandung protein yang esensial yang lengkap yang dapat membantu mengurangi jumlah kalori makan siang dan dibutuhkan oleh tumbuh kembang otak.

Selain sarapan yang berasal dari telur, sarapan menggunakan sereal sekarang ini banyak diiklankan sebagai menu sarapan pagi. Ternyata kebiasaan sarapan orang barat ini sudah banyak diteliti manfaatnya bagi tubuh. Penelitian yang dilakukan oleh Bruce (2005) mengenai sarapan dengan sereal menunjukkan bahwa sarapan dengan sereal berhubungan dengan meningkatnya asupan serat, kalsium, zat besi, asam folat, vitamin c, dan zink, juga mengurangi asupan lemak dan kolesterol.  Konsumsi sereal sehari-hari juga diprediksi dapat meningkatkan kosentrasi belajar.

Penelitian Zuckerbrot menekankan pentingnya sarapan yang dapat menurunkan berat badan. Menurut ahli gizi Amerika Serikat tersebut, sarapan pagi setelah perut kosong semalaman dapat meningkatkan metabolisme, yang artinya pembakaran kalori sepanjang hari menjadi lebih efisien. Manfaat lain dari sarapan adalah sarapan dapat meningkatkan kemampuan otak yang dibutuhkan untuk beraktivitas, dan menurunkan kadar lemak LDL (lemak jahat) dan kolesterol pada tubuh kita serta meningkatkan dayatahan tubuh terhadap stress.

No Comments Yet.

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *