Despicable Me 2 Review

by

Haduuh baru sempet review despicable me 2 ih…  udah seminggu yang lalu padahal ya filmnya, karena minggu yang cukup padat, gak papa lah secara ini “weirdly get applause from the cinema audience in the end of movie” seperti pas jhonny english reborn gitu, udah ketahuan ya… orang indonesia mah demen sama yang lucu 😉  ….  tadda…..  Siapa penggemar despicable me yang edisi sebelumnya angkat tangan ? cartoon box office si dengan tokoh ex-penjahat yang berperawakan ala villain / drakula (evil) Gru  yang ternyata adalah penjahat pria yang berhati lembut yang telah meraih prestasi mencuri bulan *meskipun mengembalikannya kembali*, bersama ribuan asistennya yang lucu, para minion yang selalu mengundang tawa. Dimana edisi pertamanya meraih box office $543 juta dollar di internasional.

despicableme2

Cerita dimulai ketika sebuah laboratorium rahasia di Arktik, dicuri oleh pesawat asing (sejenis pesawat alien) misterius menggunakan sebuah magnet raksasa. Anti Villain League (liga anti penjahat) menjadi curiga terhadap kasus ini karena laboratorium tersebut menyimpan riset senyawa kimia bermutasi, PX-41, yang bisa mengubah makhluk hidup menjadi mesin pembunuh berwarna ungu yang brutal. AVL memutuskan untuk merekrut Gru, karena ia adalah mantan penjahat sehingga dapat mengetahui cara berpikir dari penjahat, diharapkan bisa membantu AVL untuk menemukan kembali serum tersebut, sehingga mencegah kimia bermutasi jatuh ke tangan yang salah.

Lucy Wilde, seorang agen AVL menculik paksa Gru dengan membuatnya pingsan dengan lipstick tasernya. Gru diculik beserta 2 minion yang mencoba menyelamatkannya. Mereka melakukan perjalanan ke markas bawah air AVL di mana Gru bertemu sang ketua AVL Mr. Ramsbottom. Dia meminta Gru untuk membantu mereka dalam upaya mereka untuk melacak pelaku pencurian serum pengubah monster tersebut. Gru menolak, dan lebih suka berkonsentrasi pada usaha barunya memproduksi selai, dan mengurus untuk tiga anak perempuan adopsinya, Margo, Agnes dan Edith.

Sebelum dia pergi, Lucy mengakui bahwa dia terkesan dengan pekerjaan Gru dulu sebagai penjahat dan memberikan kartu namanya, untuk menghubungi dia jika ia berubah pikiran. Setelah kembali ke lab, Gru, yang sekarang beralih profesi menjadi penguasaha selai dibantu para minion beserta dr nefario,menyadari bahwa para minion telah memproduksi selai yang kacau dan mengerikan ketika mencicipi jeli. Otak tim produksinya yakni ilmuwan Dr Nefario mengaku GRU bahwa ia rindu menjadi “jahat” dan telah ditawarkan pekerjaan di tempat lain. Setelah memberikan Dr Nefario ritual perpisahan 21 fart-gun oleh para minions, Gru akhirnya mengontak Lucy dan mengambil tugas menemukan serum mutagen yang telah dicuri. Selanjutnya …    …. ….

Sedikit komentar, grafisnya jauh lebih baik dari despicable me yang pertama, joke-joke nya lebih lucu tapi dengan alur cerita / plotnya agak terasa kurang greget / too simply. Dari cara humornya genrenya lebih cocok ke remaja, ke dewasa, tapi para mommy daddy gak bakal ngantuk nih. Jika dibanding dengan kartun tetangga yang ditayangkan “hampir bareng”  monster university mungkin secara plot kalah menarik tetapi secara humor lucu dan very entertaining / menghibur, gru with the minions sangat lucu dan eye catching. :)

No Comments Yet.

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *